Cirebon Dalam rangka mengukur kesiapan akademis dan pemahaman mendalam mahasiswa terhadap materi keislaman serta keguruan, Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menyelenggarakan agenda akademik krusial. Kali ini, pelaksanaan Ujian Komprehensif Gelombang XLI (Empat Puluh Satu) sukses digelar secara serempak pada hari Jum'at, 06 Maret 2026. Ujian yang dipusatkan di lingkungan Gedung N 102 dan ruang Prodi PAI ini menjadi salah satu prasyarat penting sebelum mahasiswa melangkah ke tahapan akhir studi mereka, yakni sidang munaqosyah skripsi.
Pelaksanaan ujian komprehensif ini didasarkan pada surat resmi bernomor 2293/Un.30/J.1.1/PP.00.9/03/2026 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Prodi PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. Kegiatan akademik ini dimulai tepat pada pukul 08.00 WIB hingga selesai. Sejak pagi hari, atmosfir akademik yang disiplin dan formal sudah terasa di lokasi ujian. Pihak Prodi menetapkan tata tertib berpakaian yang ketat bagi para peserta, di mana mahasiswa laki-laki diwajibkan mengenakan pakaian hitam-putih rapi yang dilengkapi dengan peci serta dasi, sementara mahasiswa perempuan mengenakan pakaian hitam-putih bermaterial rok yang tidak ketat serta dilengkapi dengan kerudung berwarna hitam senada.
Pada gelombang XLI kali ini, tercatat sebanyak 10 mahasiswa angkatan mapan yang mengikuti ujian dengan penuh khidmat. Daftar mahasiswa tersebut meliputi Nihayatuzzein, Nur Asrah Rizkiyah, Fadeel Rizqi Sabhafari, Muhamad Ridho Yusril Syah, Erlis Nur Asiyah, Haniyah Nur Fadhiilah, Intan Risky Azkia, Maemuna, Mutiara Azizah Zaini, dan Nurul Qomariyah. Seluruh peserta diwajibkan untuk hadir di lokasi minimal 15 menit sebelum rangkaian acara dimulai guna memastikan kesiapan administratif, termasuk pengisian daftar hadir mahasiswa yang menjadi bukti validitas keikutsertaan mereka dalam ujian komprehensif ini.
Rangkaian ujian komprehensif ini dibagi ke dalam dua bentuk asesmen utama, yaitu pelaksanaan ujian tulis dan pelaksanaan ujian lisan yang dilakukan secara tatap muka langsung di hadapan para dosen penguji. Sesuai dengan regulasi akademik yang berlaku di Prodi PAI, para mahasiswa diwajibkan membawa seluruh buku rujukan utama yang mencakup tiga rumpun kompetensi dasar keilmuan. Ketiga rumpun mata kuliah tersebut adalah Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), Mata Kuliah Dasar Kependidikan (MKDK), dan Mata Kuliah Keahlian (MKK), yang menjadi pilar utama pembentukan profil lulusan sarjana pendidikan Islam yang kompeten.
Guna menjaga objektivitas dan kualitas kelulusan, Prodi PAI menghadirkan tiga dosen penguji senior yang ahli di bidangnya masing-masing untuk menguji kesepuluh mahasiswa tersebut. Bidang kompetensi MKDU diuji oleh Dr. H. Suklani, M.Pd., sementara bidang kompetensi MKDK diuji oleh Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag. Untuk rumpun kompetensi keahlian keguruan utama, yaitu bidang MKK, diuji oleh Umihani, S.Pd.I, M.Pd.I. Selain melakukan uji lisan dan tulis, pada rumpun MKK mahasiswa juga dituntut untuk mempraktikkan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) salah satu mata kuliah di bawah bimbingan dan penilaian ketat dari dosen penguji.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengisian rekapitulasi nilai serta penandatanganan berita acara oleh para dosen penguji dan Ketua Prodi PAI. Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. dalam keterangannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kelancaran pelaksanaan ujian komprehensif Gelombang XLI ini. Pihak Prodi berharap agar hasil evaluasi ini dapat menjadi refleksi berharga bagi mahasiswa untuk menyempurnakan kualitas penelitian skripsi mereka. Dengan berakhirnya ujian komprehensif ini, kesepuluh mahasiswa tersebut kini selangkah lebih dekat untuk menyandang gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) dan siap menjadi garda terdepan pendidik muslim yang moderat dan adaptif di era siber.
