
Kegiatan yang digelar pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, bertempat di Balai Desa Kanci ini berlangsung sukses dan interaktif pukul 10.00 hingga 11.30 WIB. Acara ini dipandu dengan sangat baik oleh Nazifah Muwaffaqoh selaku moderator, serta menarik antusiasme tinggi dari para orang tua dan masyarakat setempat.

Sebagai narasumber, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., yang juga menjabat sebagai Ketua Prodi PAI FITK, menekankan bahwa keluarga merupakan benteng utama dalam membentengi anak-anak dari pengaruh negatif arus digital. Gadget dan internet bagaikan pisau bermata dua; jika tidak didampingi dengan bijak, dapat mengancam pembentukan karakter anak.
"Era digital menuntut kepekaan ekstra dari para orang tua. Teknologi tidak bisa kita hindari, tetapi bisa kita arahkan. Peran aktif orang tua dalam mendampingi, mengawasi, serta menanamkan nilai-nilai keagamaan dan karakter luhur adalah kunci utama agar anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara digital namun tetap berakhlak mulia."

Antusiasme Warga dan Berbagai Doorprize Menarik
Seminar yang dimoderatori oleh Nazifah Muwaffaqoh ini tidak hanya menyajikan materi edukatif yang mencerahkan, tetapi juga diramaikan dengan berbagai sesi interaktif, pembagian doorprize menarik, serta sembako mini bagi para peserta yang hadir. Suasana Balai Desa Kanci tampak hidup dengan keaktifan warga yang berkonsultasi langsung mengenai cara mengatasi anak yang kecanduan gawai.
Melalui kegiatan pengabdian ini, KKN-12 UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berharap masyarakat Desa Kanci semakin sadar akan pentingnya literasi digital berbasis keluarga. Sinergi antara akademisi kampus siber dan masyarakat pedesaan ini menjadi wujud nyata tridharma perguruan tinggi yang membumi dan memberikan solusi langsung bagi persoalan umat.