
Cirebon Suasana khidmat dan penuh konsentrasi menyelimuti Gedung N, ruang 102, lingkungan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon pada Rabu, 10 Juni 2026. Hari itu, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan resmi menyelenggarakan Sidang Ujian Munaqosyah Skripsi untuk Gelombang ke-65. Agenda ini menjadi momen krusial bagi para mahasiswa tingkat akhir untuk mempertanggungjawabkan hasil penelitian ilmiah mereka di hadapan para dewan penguji sebagai syarat final meraih gelar sarjana.
Sidang munaqosyah ini merupakan agenda rutin yang dikelola secara terstruktur oleh Jurusan PAI. Ketua Prodi PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., secara resmi mengoordinasi pelaksanaan ujian yang berlangsung sejak pagi hari pukul 08.00 WIB hingga selesai. Partisipasi aktif para dosen pembimbing dan penguji sangat diharapkan demi menjamin kualitas akademik yang dihasilkan oleh setiap mahasiswa, mengingat munaqosyah bukan sekadar formalitas, melainkan ajang validasi keilmuan.
Terdapat 11 mahasiswa yang dijadwalkan menempuh sidang pada gelombang kali ini, masing-masing membawa topik penelitian yang sangat relevan dengan dinamika pendidikan saat ini. Salah satu sorotan utama dalam ujian ini adalah keberagaman tema skripsi yang diangkat. Mahasiswa tidak hanya membahas aspek teoritis pendidikan Islam, tetapi juga mengintegrasikan isu-isu kontemporer seperti moderasi beragama, kecerdasan emosional, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran PAI di sekolah-sekolah.

Para penguji pun memberikan apresiasi atas variasi judul yang diajukan. Sebagai contoh, terdapat penelitian mengenai implementasi nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mata pelajaran PAI, serta studi mengenai model pembelajaran berbasis kitab klasik seperti Ayyuhal Walad karya Imam Al-Ghazali. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mampu mengawinkan khazanah keislaman klasik dengan tantangan pendidikan modern yang berkelanjutan. Dalam jalannya persidangan, mahasiswa diuji kemampuannya dalam mempertahankan argumen metodologis dan substansi penelitian. Penguji yang terdiri dari para pakar di bidangnya, seperti Dr. H. Suklani, M.Pd., Dr. H. A. Syathori, M.Ag., turut memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan skripsi para mahasiswa. Proses dialog yang intens terjadi antara penguji dan mahasiswa, memastikan bahwa setiap poin skripsi telah dikaji dengan kedalaman analisis yang memadai.
Tidak hanya membahas aspek pedagogis, beberapa penelitian juga menyentuh ranah psikologi pendidikan, seperti hubungan kecerdasan emosional dengan sikap moderasi beragama siswa. Selain itu, pemanfaatan media pembelajaran berbasis digital, seperti pengembangan media flipbook dalam pembelajaran PAI, juga menjadi bukti bahwa mahasiswa PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sangat adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan di era digital saat ini.
Seluruh rangkaian sidang munaqosyah gelombang ke-65 ini berjalan dengan tertib dan lancar. Ketua Prodi PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak, baik kepada dosen yang telah meluangkan waktu sebagai pembimbing dan penguji, maupun kepada seluruh mahasiswa yang telah berjuang menuntaskan tugas akhirnya. Dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan terselenggaranya kegiatan akademik yang sangat penting ini.
Agenda munaqosyah ini ditutup dengan harapan besar agar para lulusan nantinya dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pertanggungjawabkan dalam skripsi untuk kemaslahatan umat dan kemajuan dunia pendidikan di Indonesia. UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang kuat sebagai calon pendidik masa depan yang moderat dan inovatif.