Berita & Informasi

Memperkuat Moderasi Beragama Mahasiswa Doktoral UPI Lakukan Penelitian Strategis di Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Memperkuat Moderasi Beragama Mahasiswa Doktoral UPI Lakukan Penelitian Strategis di Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

 

Cirebon, Kamis 04 Juni 2026. Dalam upaya memperkuat fondasi toleransi dan keberagaman di lingkungan akademik, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menerima kunjungan penelitian dari mahasiswa Program Doktor (S3) Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Dudun Najmudin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan model kurikulum moderasi beragama yang relevan dengan dinamika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) di wilayah Jawa Barat.

Penelitian ini secara khusus difokuskan pada pengintegrasian nilai-nilai moderasi beragama ke dalam sistem pembelajaran di tingkat perguruan tinggi. Dudun Najmudin, dan sebagai subjek penelitian, Dudun melibatkan mahasiswa Prodi PAI Angkatan 2024. Mahasiswa angkatan ini dipilih karena dianggap sebagai representasi generasi muda yang krusial dalam menyerap dan mengimplementasikan narasi moderasi beragama di masa depan. Selain mahasiswa, penelitian ini juga melibatkan dosen pengampu Mata Kuliah (MK) Moderasi Beragama, Dr. Iis Arifudin, M.Ag., yang akan memberikan perspektif praktis mengenai tantangan dan efektivitas metode pembelajaran moderasi di kelas.

Kehadiran peneliti ini disambut baik oleh pihak Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ketua Prodi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon turut hadir langsung memberikan dukungan penuh dalam kelancaran proses riset ini. Baginya, keterlibatan institusi dalam penelitian tingkat doktoral merupakan langkah penting untuk mengevaluasi sekaligus menginovasi kurikulum yang selama ini telah diterapkan.

Dalam sebuah sesi wawancara khusus, Ketua Prodi PAI menyampaikan pandangan mendalam mengenai pentingnya adaptasi kurikulum. Beliau menekankan bahwa moderasi beragama bukan sekadar materi tambahan, melainkan ruh yang harus menyatu dalam setiap mata kuliah. Menurutnya, kurikulum yang ada di Prodi PAI terus dikaji agar mampu merespons tantangan zaman, memastikan mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki perspektif keberagamaan yang inklusif dan moderat.

Ketua Prodi PAI juga menambahkan bahwa penelitian yang dilakukan oleh Dudun Najmudin ini memberikan ruang refleksi bagi para pengajar. Melalui diskusi dan wawancara mendalam yang dilakukan peneliti, dosen pengampu mata kuliah memiliki kesempatan untuk mengevaluasi sejauh mana penyampaian materi moderasi beragama telah mampu mengubah pola pikir mahasiswa dalam melihat perbedaan di tengah masyarakat.

Para mahasiswa Angkatan 2024 yang terlibat dalam penelitian ini pun menunjukkan antusiasme yang tinggi. Mereka aktif memberikan masukan dan berbagi pengalaman selama menempuh MK Moderasi Beragama. Interaksi antara peneliti dan responden ini diharapkan mampu memetakan kebutuhan nyata di lapangan, yang nantinya akan menjadi bahan utama dalam penyusunan model kurikulum moderasi beragama yang ideal dan aplikatif untuk PTKIN.

Kegiatan penelitian yang berlandaskan surat permohonan resmi dari Fakultas Ilmu Pendidikan UPI ini diharapkan dapat menghasilkan output berupa disertasi yang solutif. Hasil riset ini nantinya diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan akademik internal, tetapi juga dapat menjadi referensi kebijakan bagi perguruan tinggi lain di Jawa Barat dalam menyemai benih moderasi di tengah keberagaman bangsa.

 

Topik Terkait:
#UINSSC #PAI
Keterkaitan SDGs:
SDGs 4 - Quality Education
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas