Berita & Informasi

Melampaui Batas Tradisi PAI UIN SSC Sukses Gelar Ujian Komprehensif Berbasis Transformasi Digital

Melampaui Batas Tradisi PAI UIN SSC Sukses Gelar Ujian Komprehensif Berbasis Transformasi Digital

Cirebon,  Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) kembali mendefinisikan ulang standar ujian akademik. Melalui pelaksanaan Ujian Komprehensif yang berlangsung pada 22 April 2026, prodi ini tidak hanya menguji hafalan, melainkan menguji ketajaman nalar dan kesiapan digital para calon pendidik masa depan di Gedung N 102.

Ujian Komprehensif Gelombang ke-80 ini menjadi ajang pembuktian integritas akademik di era siber. Para peserta tidak lagi sekadar menghadapi lembar soal, namun dihadapkan pada skema evaluasi sistematis yang menuntut integrasi mendalam antara ilmu teoretis dan metodologi instruksional modern. Ini adalah babak krusial bagi mahasiswa untuk membuktikan bahwa mereka telah siap menjadi agen perubahan di dunia pendidikan.

Satu hal yang mencuri perhatian dalam gelombang ini adalah penekanan pada praktik penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang presisi. Dosen penguji seperti H. Muhadditsir Rifa'i, S.Pd.I, M.Pd.I., Prof. Dr. Hj. Nurlela, M.Ag., dan Zahrotus Saidah, MA.Pd. menuntut mahasiswa untuk berpikir strategis, kreatif, dan aplikatif. Mahasiswa diwajibkan membawa rujukan literatur komprehensif sebagai bukti bahwa mereka memiliki fondasi keilmuan yang kuat sebelum terjun ke ruang kelas yang sesungguhnya.

Ketua Program Studi PAI UINSSC, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., yang juga memimpin langsung sebagai Ketua Ujian Komprehensif, mengungkapkan bahwa gelombang ke-80 ini membawa semangat baru. Baginya, ujian ini adalah manifestasi dari visi UINSSC untuk mencetak lulusan yang cerdas secara digital namun tetap memegang teguh nilai-nilai keislaman. "Ujian ini bukan sekadar formalitas akhir studi," tegas Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I.. "Ini adalah medan perjuangan untuk mengintegrasikan seluruh khazanah keilmuan PAI dengan tuntutan zaman, memastikan setiap lulusan kami memiliki daya saing tinggi sebagai pendidik masa depan yang visioner," lanjut beliau.

Suasana ujian yang serempak dan terpusat di Gedung N 102 menciptakan atmosfer akademik yang sangat kondusif. Kepatuhan peserta terhadap standar berpakaian hitam putih dengan atribut yang rapi menjadi simbol kesiapan mental dan penghormatan terhadap martabat profesi pendidik. Kedisiplinan ini bukan sekadar aturan, melainkan refleksi dari karakter yang harus dimiliki oleh seorang pendidik sejati.

Interaksi antara penguji dan mahasiswa dalam sesi lisan menjadi titik puncak ketegangan akademik yang positif. Mahasiswa ditantang untuk mempertahankan argumen mereka, menguji sejauh mana mereka menguasai rumpun mata kuliah MKDU, MKDK, hingga MKK. Proses ini memastikan bahwa setiap lulusan PAI memiliki argumen yang kuat dan daya kritis yang mumpuni saat menghadapi problematika pendidikan di lapangan nanti.

Kesuksesan pelaksanaan Ujian Komprehensif Gelombang ke-80 ini semakin mengukuhkan posisi PAI UINSSC sebagai pelopor inovasi pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan kombinasi evaluasi yang ketat dan pendekatan yang progresif, prodi ini terus membuktikan komitmennya untuk melahirkan generasi pendidik yang tidak hanya mampu mengajar, tetapi juga mampu menginspirasi perubahan peradaban melalui pendidikan Islam yang modern.

Topik Terkait:
#UINSSC #PAI
Keterkaitan SDGs:
SDGs 4 - Quality Education
Bagikan Artikel:
Info Prodi Assistant
👋 Halo! Saya asisten info Program Studi. Silakan tanya seputar:
• Informasi pendaftaran
• Kurikulum & mata kuliah
• Profil dosen
• Kegiatan & agenda
• Kontak prodi
Aksesibilitas