
UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali menjadi sorotan dunia akademik dengan digelarnya Ujian Komprehensif Gelombang ke-88 yang berlangsung megah pada Senin, 18 Mei 2026. Berlokasi di Gedung N 102, agenda krusial ini menjadi medan pembuktian bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menuntaskan tahapan studi mereka dengan standar kualitas yang tidak kompromi.
Pelaksanaan ujian kali ini membawa nuansa yang berbeda dengan sistem yang sangat terstruktur dan sistematis. Mahasiswa diuji dalam spektrum kompetensi yang luas, mencakup penguasaan materi dari Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU), Mata Kuliah Dasar Keahlian (MKDK), hingga Mata Kuliah Keahlian (MKK). Ujian ini bukan sekadar formalitas, melainkan gerbang penentu bagi mahasiswa sebelum melangkah ke jenjang profesionalisme kependidikan yang lebih luas.

Dalam sesi ujian yang menantang, setiap peserta dituntut untuk tidak hanya memaparkan teori, tetapi juga mendemonstrasikan kemampuan praktis melalui penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hal ini menunjukkan komitmen kuat UINSSC dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara teoretis, tetapi juga mahir dalam merancang strategi instruksional yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Ketua Program Studi PAI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., yang juga memimpin jalannya ujian ini sebagai Ketua Ujian Komprehensif, memberikan perhatian mendalam pada setiap detail prosesi. Beliau menekankan bahwa gelombang ke-88 ini adalah cerminan dari dedikasi prodi dalam menjaga marwah akademik yang berintegritas. "Ujian Komprehensif ini merupakan momentum transformasi bagi setiap mahasiswa untuk membuktikan bahwa mereka layak menyandang gelar sarjana pendidikan," ungkap Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. dengan nada tegas. Baginya, ujian ini adalah instrumen krusial untuk menguji ketahanan mental dan kedalaman keilmuan mahasiswa di hadapan para dosen penguji ahli.

Sebagai Ketua Program Studi PAI, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. juga menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai karakter dasar seorang pendidik. Mulai dari kewajiban membawa buku rujukan lengkap, ketepatan waktu hadir, hingga standarisasi busana yang rapi dan formal, semuanya menjadi poin penilaian dalam membangun profesionalisme diri sejak dini.
Dalam pelaksanaannya, ujian lisan yang dilakukan baik secara individu maupun kelompok menjadi ajang adu argumen akademis yang intens. Dosen-dosen penguji yang memiliki kapabilitas tinggi di bidangnya masing-masing, seperti Dr. H. Suklani M.Pd., Dra. Hj. Nurul Azmi, MA, dan Neily El Izzah, M.Pd., memastikan bahwa setiap mahasiswa benar-benar menguasai esensi dari ilmu yang dipelajarinya.
Kesuksesan Ujian Komprehensif Gelombang 88 ini menjadi bukti nyata bahwa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon konsisten berada di garda terdepan dalam inovasi pendidikan. Dengan sistem evaluasi yang ketat dan transparan, diharapkan para lulusan PAI nantinya akan menjadi pendidik yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh untuk memajukan peradaban bangsa.
