
Cirebon. Sebanyak 28 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon mengikuti kegiatan pembekalan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 11 dan 12, yang diselenggarakan pada Kamis, 25 Juni 2026, bertempat di Gedung N, Ruang 102. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam rangka mempersiapkan para mahasiswa sebelum terjun langsung ke tengah masyarakat untuk menunaikan tugas pengabdian mereka.
Pembekalan tersebut dihadiri oleh 13 mahasiswa dari Kelompok 11 dan 15 mahasiswa dari Kelompok 12. Sebagai Dosen Pembimbing Lapangan sekaligus Ketua Program Studi PAI FITK, Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I. hadir langsung membimbing dan membekali para peserta dengan wawasan, nilai, serta keterampilan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan KKN. Kehadiran beliau menegaskan komitmen Prodi PAI dalam memastikan kualitas pembimbingan lapangan yang menyeluruh dan terarah.
Dalam sesi pembekalan, Dr. Maryam Munjiat membuka dengan pemaparan mengenai Paradigma dan Etika Pengabdian. Mahasiswa diajak untuk memaknai KKN bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab moral seorang calon pendidik terhadap masyarakat. Pengabdian yang sejati, ditegaskan beliau, harus berakar pada nilai-nilai Islam yang rahmatan lil 'alamin, yaitu membawa manfaat nyata, menghormati kearifan lokal, dan hadir dengan kerendahan hati serta integritas yang tinggi. "KKN bukan sekadar program akademik. Ini adalah ruang di mana mahasiswa PAI membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh di kampus mampu menyentuh dan memberdayakan kehidupan nyata masyarakat." Komentar Dr. Siti Maryam Munjiat, S.S., M.Pd.I., Ketua Prodi PAI FITK
Sesi berikutnya membahas Participatory Action Research (PAR) sebagai pendekatan utama dalam pelaksanaan program KKN. Dr. Maryam menekankan bahwa PAR menempatkan mahasiswa bukan sebagai pihak yang "mengajarkan" masyarakat, melainkan sebagai mitra yang belajar bersama, mengidentifikasi masalah secara kolaboratif, dan merancang solusi yang kontekstual. Pendekatan ini dinilai relevan dengan semangat pendidikan Islam yang menjunjung tinggi musyawarah, partisipasi, dan pemberdayaan.
Materi ketiga yang disampaikan ialah Penguatan Literasi, khususnya literasi keagamaan dan literasi sosial sebagai dua fondasi yang harus dimiliki mahasiswa PAI dalam berinteraksi dengan komunitas. Mahasiswa dibekali pemahaman tentang pentingnya kemampuan membaca situasi sosial masyarakat, mengenali kebutuhan riil warga, serta berkomunikasi secara efektif dalam bahasa yang mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Literasi yang kuat, ditegaskan Dr. Maryam, akan menjadi kunci keberhasilan program-program yang dirancang selama KKN berlangsung.

Tak kalah penting, sesi mengenai Keterampilan Digital menjadi salah satu materi unggulan dalam pembekalan ini. Mengingat identitas UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai kampus berbasis siber, mahasiswa didorong untuk memanfaatkan teknologi digital secara optimalmulai dari pengelolaan media sosial dakwah, dokumentasi kegiatan berbasis platform digital, hingga pemanfaatan aplikasi kolaborasi untuk koordinasi kelompok. Keterampilan digital ini diharapkan memperluas jangkauan dampak program KKN, tidak hanya bagi masyarakat setempat, tetapi juga sebagai bukti nyata yang dapat diakses secara lebih luas.
Pembekalan ditutup dengan penjelasan teknis pelaksanaan KKN, mencakup mekanisme penyusunan program kerja, format laporan mingguan, etika berkomunikasi dengan pihak desa dan mitra masyarakat, serta tata cara koordinasi dengan DPL selama di lapangan. Dr. Siti Maryam berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik almamater, mengedepankan kerja sama dan solidaritas kelompok, serta senantiasa menjaga akhlak sebagai cerminan identitas mahasiswa PAI di mana pun mereka bertugas.
Kegiatan pembekalan ini disambut antusias oleh para mahasiswa. Sejumlah peserta menyampaikan bahwa materi yang disampaikan memberikan gambaran yang jauh lebih komprehensif tentang tanggung jawab mereka di lapangan. Dengan bekal paradigma yang kuat, pendekatan partisipatif, literasi yang mumpuni, dan keterampilan digital yang relevan, mahasiswa KKN Kelompok 11 dan 12 PAI FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan mampu memberikan kontribusi yang bermakna dan berkesan bagi masyarakat di lokasi pengabdian masing-masing.